Rumah Moral kembali mengetuk pintu hati sobat eMKa Land untuk
mempraktekan rasa empati kita sebagai manusia sosial yang peduli dengan
sesama lewat program "Yess !!! Saya peduli". Saya pribadi belum pernah ke Sinabung, tetapi akhirnya jadi terkenal karena musibah alam yang menyapa. Ketika sobat Irene Mongkar memperlihatkan
semangat yang luar biasanya untuk membantu dengan timnya yang sudah terjun
langsung, membuat saya memutuskan untuk membantu menjembati siapapun yang
mau peduli, walaupun hanya dengan sehelai masker.
Demikian kondisi terkini:
Yang meninggal belum terdata, tapi sudah ada yang meninggal ditempat
pengungsian. Waktu awal pengungsi sekitar 7000 orang tapi sekarang sudah sampe 26.088 orang dari 8.103 KK dari 34 desa dan 2 dusun dan berita beberapa jam lalu sudah
41.000 pengungsi di pengungsian.
Saya yakin kita tidak bisa membantu semuanya, namun usaha dan kepedulian
kita adalah obat mujarab bahwa kita masih ingat saudara walaupun nun
jauh dimata, penderitaan mereka adalah penderitaan kita jika kita punya
rasa empati.
Ayo bergabung bersama saya dalam peduli kasih kali ini :
Silahkan transfer dana ke rekening :
BCA 2296004828 a.n KIONG MUI LIE dengan menaruh angka 8 diujung angka yang
akan disumbangkan misalnya Rp 50.008 Lalu informasikan ke saya.
Semua sumbangan kasih akan disalurkan lewat Irene yang akan dilaporkan
terbuka di web kami .
Semoga ini adalah ladang buat kita saling peduli.
Salam bersaudara dalam kasih
Smile
Melly Kiong
Minggu, 19 Januari 2014
Kekuatan memberi yang luar biasa
Saya terharu sekali dengan seorang sobat yang BBM ke saya, bahwa
dia akan berusaha minta uang kepada suaminya untuk membantu saudara kita
yang di Sinabung hanya karena hasil penjualan handbody-nya belum menghasilkan,
ada lagi sobat yang terus terang tidak bisa memberi tetapi akan bantu BC dan bahkan ada yang mohon maaf hanya bisa membantu dengan nilai yang
kecil.
Sungguh kekuatan memberi yang sangat luar biasa tanpa mereka
sadari, kasih melewati batas rasa malu yang biasa menyelimuti harga diri
manusia, serta nilai kejujuran yang begitu dijunjung.
Mereka adalah
Guru bagiku, semoga mereka juga guru bagi sobat semua.
Guruku berkata :
Mari belajar memberi dengan penuh kasih ... Selamat Sabtu
Smile Melly Kiong

NB: dompet peduli Sinabung akan ditutup Jumat depan tgl 24 Jan 2014 dan semua donasi akan diserahkan tgl 26 dan di-posting di blog Rumah Moral.
"
memberi tidak harus selalu dalam rupa, tetapi akan lebih baik memberi
dengan mengasihi daripada mengasihani "
Mari belajar memberi dengan penuh kasih ... Selamat Sabtu
Smile Melly Kiong
NB: dompet peduli Sinabung akan ditutup Jumat depan tgl 24 Jan 2014 dan semua donasi akan diserahkan tgl 26 dan di-posting di blog Rumah Moral.
Minggu, 24 November 2013
Yess!!! Saya peduli dari Rumah Moral yg istimewa
Sobat masih ingat program mandiri anak-anak tunanetra tahun lalu??? Nggak apa-apa kalau sudah lupa, tetapi ini ada kelanjutannya lho... Tahun lalu banyak sobat yang telah berpartisipasi membeli produk hiasan pintu nuansa Natal dan Imlek karya anak-anak tunanetra bukan??? Nah mereka akhirnya bisa mengumpulkan modal sebesar 16 jt, yang rencana awal mau buka toko akhirnya tidak jadi karena SDM tidak memungkinkan.
Namun niatnya Rumah Moral tidak pernah terhenti mencari jalan bagi anak Elsafan, mereka tidak butuh dikasihani, mereka ingin ajak kita untuk bangkit bersama membangun kepedulian bahwa kita saling membutuhkan. Kaos yang di PP saya produksi mereka dan yang istimewanya adalah, label harga mereka pakai huruf braille, ini adalah kesempatan untuk mengajak anak-anak kita untuk belajar mandiri bahwa anak-anak tunanetra saja masih mampu berusaha, tidak seharusnya anak-anak yang normal tidak melakukan apa-apa. Kami yakin ini pasti akan menjadi kaos terindah yang pernah dimiliki, karena kaos ini hanya bisa dimiliki oleh orang-orang yang punya cinta.
Silahkan ambil kesempatan ini untuk memilikinya, ukuran S,M,L dan XL seharga Rp 50.000 + ongkir ( jika boleh tidak memilih warna supaya mereka tidak terlalu direpotkan )
"Bantulah kami melihat indahnya dunia" adalah salah satu ajakan mereka .
Yess!!! Aku peduli
Salam smile Melly kiong
Rumah Moral utk Elsafan
Semua begitu indah ketika ada welas asih
Selamat sore sobat hebat eMKa Land, sungguh menjadi akhir pekan yang begitu membahagiakan bagi saya pribadi, melihat bagaimana antusiasnya dan bersemangatnya sobat eMKa Land seluruh Indonesia bersatu mewujudkan kepedulian yang begitu nyata kepada anak anak tunanetra Elsafan yang baru mulai usaha.
Saya yakin mereka tdk kalah bahagianya spt kita, mendapat kasih yang begitu nyata. Kita wajib mengucapkan terima kasih kepada anak2 tunanetra Elsafan karena mereka telah memberikan kita ladang menyalurkan berkat dan menanam kebajikan yang subur tentunya.
Terima kasih buat sobat2 Bandung, Kalimantan dll yang begitu semangat berpartisipasi sampai berhasil mencapai angka penjualan yang begitu luar biasa, semoga Tuhan membalas segala kebaikannya.
Penjualan tetap bisa dilanjutkan tetapi langsung ke Ibu Marsy Elsafan di add pinnya 24D7C1C7 atau hp 0815 85449143 .
Sekali lagi hanya karena cinta dan kasih yg selalu kita tebarkan maka kita akan merasakan bagaimana bahagia dalam berbagi.
Selamat sore Salam Smile Melly Kiong
"Gan en ...artinya terima kasih dari hati yang paling dalam, karena sdh diberi kesempatan untuk berbuat baik "
Rabu, 23 Oktober 2013
Ajaklah kami bicara walau sebentar saja
Aku tak ingin menulis hari ini, dan sungguh tak ingin menulis. Tetapi hari ini aku ditemani "Smiling Oma" mengambil kacamata ke mangga dua, ada keceriaan yang saya dapatkan dan tentunya sangat membahagiakan.
Tetapi dibalik semua itu, aku mendapati jeritan suara hati yang harus aku sampaikan kepada semua anak bagaimana harusnya memperlakukan orangtuanya. Mereka hanya perlu diajak bicara, mereka tidak nyaman jika anak dan menantunya selalu berada dikamar seakan akan mereka tidak ada, mereka pergipun masih punya rasa tidak enak karena merasa tinggal di rumah anaknya dan yang paling sedih dari semua itu adalah mereka memperupamakan kalau hidup dengan menantu mereka harus menjadi anjing yang menjaga rumah, anjing yang tuli, anjing yang buta, anjing yang bisu dan satunya lagi lupa.
Bicaralah mereka selagi ada waktu, walau hanya 10 menit saja, teleponlah mereka walaupun tidak bisa melihat wajahnya, dan dengarlah cerita mereka.
Dan jadikan smiling oma sebagai penyemangat kita.
Kehabagiaan mereka seharusnya jadi kebahagiaan kita semua .
Tetapi dibalik semua itu, aku mendapati jeritan suara hati yang harus aku sampaikan kepada semua anak bagaimana harusnya memperlakukan orangtuanya. Mereka hanya perlu diajak bicara, mereka tidak nyaman jika anak dan menantunya selalu berada dikamar seakan akan mereka tidak ada, mereka pergipun masih punya rasa tidak enak karena merasa tinggal di rumah anaknya dan yang paling sedih dari semua itu adalah mereka memperupamakan kalau hidup dengan menantu mereka harus menjadi anjing yang menjaga rumah, anjing yang tuli, anjing yang buta, anjing yang bisu dan satunya lagi lupa.
Bicaralah mereka selagi ada waktu, walau hanya 10 menit saja, teleponlah mereka walaupun tidak bisa melihat wajahnya, dan dengarlah cerita mereka.
Dan jadikan smiling oma sebagai penyemangat kita.
Kehabagiaan mereka seharusnya jadi kebahagiaan kita semua .
Senin, 14 Oktober 2013
Langganan:
Postingan (Atom)